Powered By Blogger
Powered By Blogger

Selasa, 20 November 2012

*tanpa judul*


Okesip. Perubahan semakin jelas. Semakin terasa. Dan jauh semakin menyakitkan.
Tapi, sepertinya sekarang sudah mulai membaik. Lupakan perubahan!

Eh iya, hari ini baru mulai baca buku Ranah 3 Warna, buku kedua dari trilogy Negeri 5 Menara.
Baru buka bukunya udah dapat nasehatJ
Nih,
Bersabar dan ikhlaslah dalam setiap langkah perbuatan. Terus-meneruslah berbuat baik, ketika di kampong dan di rantau. Jauhilah perbuatan buruk, dan ketahuilah pelakunya pasti diganjar, di perut bumi dan di atas bumi. Bersabarlah menyongsong musibah yang terjadi dalam waktu yang mengalir. Sungguh di dalam sabar ada pintu sukses dan impian kan tercapai. Jangan cari kemuliaan di kampong kelahiranmu. Sungguh kemuliaan itu ada dalam perantauan di usia muda. Singsingkan lengan baju dan bersungguh-sungguhlah menggapai impian. Karena kemuliaan tak akan bisa diraih dengan kemalasan. Jangan bersilat kata dengan orang yang tak mengerti apa yang kau katakan. Karena debat kusir adalah pangkal keburukan.” *Diterjemahkan dengan bebas dari syair Sayyid Ahmad Hasyimi

R-Musannadah-F

Tidak ada komentar:

Posting Komentar