Powered By Blogger
Powered By Blogger

Senin, 08 Desember 2014

Sepucuk Surat untuk Math14

Assalamu'alaikum :)
Selamat siang kawan-kawan :)
Tulisan ini ku-publish saat aku dalam perjalanan menuju bandara Adisucipto, Yogyakarta.
Ada banyak hal yg ingin kusampaikan pada kalian semua. Terutama permintaan maaf yg sebesar-besarnya karena selama tiga minggu terakhir ini tak ada satu pesanpun dari kalian yg aku balas. Aku minta maaf. Bukan karena apa-apa. Hanya saja aku dalam keadaan yg buruk dan terbebani oleh sesuatu yg biasa disebut 'pengambilan keputusan'.
Ini berat, kawan. Sungguh.
Mungkin sebagian dari kalian mengetahui bagaimana keadaanku di dua bulan terakhir ini. Sejak aku sakit dua bulan lalu, kondisiku rentan, tak seperti sebelumnya. Sakit-sembuh-sakit-sembuh. Bahkan aku sempat mendengar salah satu dari kalian berkata "Rina sudah gak seceria dulu."
Ya, begitulah. Aku juga tak tau kenapa keadaanku seperti ini.
Dan tentu saja yg paling khawatir soal keadaanku ini adalah ibuku. Ibuku datang ke Yogyakarta dan kekeuh membawaku pulang. Sudah tak sanggup mengkhawatirkan keadaanku, katanya.
Di sini aku merasa betapa beratnya 'pengambilan keputusan' itu. Hari demi hari, akhirnya dengan berat kuputuskan mengikuti apa kata ibu. Seorang ibu selalu menginginkan yg terbaik untuk anaknya, bukan?
Aku pulang, kawan. Mohon do'akan agar aku lekas sembuh total dan segera bangkit dari keadaan ini.
Kalau aku sembuh total, insyaAllah tahun depan aku kembali ke Yogyakarta untuk melanjutkan studi di sini. Entah tetap di matematika UGM atau bukan, kuharap silaturrahim antara kita semua tetap terjalin.
Doakan aku kawan. Semoga tahun depan bisa berjumpa lagi.
Maaf jika ada salah yg disengaja maupun tidak.
Terimakasih atas kenangan-kenangan manis yg telah kalian torehkan.
Kalian tak terlupakan. :)
Wassalamualaikum :')
R-Musannadah-F

1 komentar:

  1. Hug Rinaaaa ({}) semoga selalu dalam lindungan-Nya aamiin. semoga lekas sembuh TOTAL aamiin. semoga ini kuputusan trbaik aamiin aamiin ya rabb. Luv Luv Luv :"")

    BalasHapus